KEMULIAAN KELUARGA ALLAH


Ada ratusan ribu orang kaya di negeri ini yang antri bertahun-tahun untuk berangkat menunaikan ibadah haji. Di Cilacap, kalau daftar haji regular tahun ini maka harus menunggu lebih dari sepuh tahun hingga tiba saatnya berangkat. Kalau tidak salah, di Jawa Timur daftar antriannya lebih dari lima belas tahun. 


Tetapi, kuasa Allah sangat mungkin menjadikan orang yang tidak termasuk kaya melampaui ratusan ribu antrian itu. Aku baru saja menyaksikannya. Seorang supir angkot di Nusa Tenggara Barat dan istrinya yang berprofesi sebagai pekerja rumah tangga serta anaknya yang belum genap 10 tahun mendapat limpahan keajaiban itu. Mereka mendapat undangan khusus dari raja Arab Saudi yang disampaikan melalui duta besarnya untuk menunaikan rukun Islam yang kelima tahun ini. Ya, tahun ini. Tanpa mendaftar. Tanpa menyetorkan uang terlebih dahulu. Tanpa bersusah payah memakai dana talangan dari perbankan. Bahkan juga mendapat bonus 3 paket umrah dan uang Rp. 50 juta rupiah.

Subhanallah. 
Itulah anugrah indah yang diterima Fuadi, juara 3 Hafiz Indonesia di RCTI. Tentu saja juara 1 dan 2 yang diraih oleh Musa dan Ahza tak kalah mengejutkannya. Demikianlah, cara Allah mencintai keluarganya. Ya,sebagaimana diriwayatkan oleh Anas RA, Rasulullah pernah bersabda : Sesungguhnya Allah itu mempunyai keluarga yang terdiri dari manusia.” Kemudian Anas berkata lagi, “Siapakah mereka itu wahai Rasulullah?” Baginda manjawab, “yaitu ahli quran (orang yang membaca atau menghapal quran dan mengamalkannya). Mereka adalah keluarga Allah dan orang-orang yang istimewa bagi Allah.” (HR. Ahmad)

Itulah salah satu anugrah mulia lantaran memuliakan Al Quran dengan cara menghafalnya. 

Itulah kejutan, rizki tak terduga yang mungkin tidak pernah diniatkan sejak awal menghafal. Aku yakin mereka memimpikan akan sampai ke tanah suci, tapi mungkin tidak menduga kalau kesempatan itu datang melalui prestasi anaknya. 

Jika Allah yang memanggil, mana ada yang mustahil?
Mudah-mudahan kita termasuk orang-orang yang akan diberi kemuliaan di dunia dan akhirat karena istiqomah membaca, mempelajari dan mengamalkan Al Quran. Bukan hanya ketika Ramadhan, melanikan sepanjang tahun, siang maupun malam.

0 Response to "KEMULIAAN KELUARGA ALLAH"

Posting Komentar

Pengunjung Blog