SUKSES SESUAI PILIHAN


Di bis kota sepulang dari kampus tadi aku duduk bersebelahan dengan seorang ibu. Sebenarnya aku sangat ngantuk dan ingin tidur walau tidak lama, tetapi dia mengajakku ngobrol. Dengan setengah terpejam aku tanggapi ajakannya. Dia bercerita tentang anaknya. 


"Anak saya sudah lulus S1 UGM, tapi tidak mau ikut tes CPNS, soalnya dia suka mendalami Islam, lebih memilih kerja di lembaga bimbingan belajar, katanya gajinya lebih besar dibanding PNS"

Aku mengangguk-angguk, walaupun alasannya agak belum bisa kupahami.

Sukses, Ilustrated By Google
Sekarang, aku sedang bermalam di rumah seorang sahabat. Aku agak kaget ketika hampir sampai rumahnya motor yang menjemput aku berhenti di sebuah warung dan mendapati suami sahabatku ini sedang berjualan makanan dan dikelilingi para pembeli. Suaminya ini adalah lulusan S2 kampus ternama. Dia bilang, "Pernah daftar CPNS sekali, tapi tidak lulus, dan setelah itu tidak tertarik lagi. Enak buka usaha sendiri, semua bisa diatur sendiri, banyak waktu untuk keluarga". 

Aku melihat, 14 tahun mereka berkeluarga tampak sakinah, mawaddah warohmah, bahagia sejahtera tak kurang suatu apa. Lima tahun yang lalu, ketika sang istri belum genap 30 tahun mereka telah pergi haji bersama, lalu menjadi tokoh masyarakat karena mengajar di masjid.

Sekarang sedang musim penerimaan pendaftaran CPNS di seluruh Indonesia. Mungkin di antara teman-teman ada yang sedang mengikuti seleksi, aku doakan semoga sukses. Semoga diterima sesuai formasi yang diinginkan, melalui proses yang bersih dan jujur. Kalaupun nanti ternyata belum sesuai kehendak Allah, maka tidak perlu berkecil hati. Dua sosok yang kuceritakan ini semoga dapat menjadi inspirasi untuk tetap melanjutkan perjalanan hidup dengan penuh optimisme dan keceriaan. 

Tuhan menebarkan peluang sukses di banyak tempat. Kita bisa memilih sukses di tempat yang sesuai dengan perjuangan dan keberuntungan kita.

0 Response to "SUKSES SESUAI PILIHAN"

Posting Komentar

Pengunjung Blog